Tanda-tanda yang Muncul Saat Wanita Sedang Dalam Masa Subur

Tanda-tanda yang Muncul Saat Wanita Sedang Dalam Masa Subur

Ovulasi adalah sebuah proses di mana ovarium atau indung telur Anda melepaskan sel telur. Ovulasi terjadi setiap bulan, menjelang akhir dari masa subur wanita. Jika sel telur Anda berhasil dibuahi oleh sperma, maka Anda akan hamil. Tetapi jika tidak dibuahi oleh sperma, sel telur akan mati dan Anda akan mengalami menstruasi.

Sel telur Anda akan dilepaskan setiap bulan, dan dalam jangka waktu yang dapat Anda deteksi jika Anda mempunyai siklus menstruasi yang teratur. Namun, bagi Anda yang mempunyai siklus yang agak acak, mungkin sulit untuk bisa mendeteksi kapan tubuh Anda akan melepaskan sel telur setiap bulannya. Bisakah kita melacak tanda dan ciri-ciri masa subur wanita?

Apa saja ciri-ciri masa subur dan ovulasi wanita?

Mengetahui kapan Anda mengalami ovulasi dapat membantu Anda dalam merencanakan kehamilan. Anda dapat mengetahui masa subur Anda jika Anda tahu kapan tubuh akan melepaskan sel telur. Anda dapat mengetahui bahwa di dalam tubuh Anda sedang terjadi ovulasi dengan cara:

1. Perhatikan suhu tubuh Anda

Suhu tubuh saat pertama kali Anda bangun tidur, atau biasa disebut dengan suhu tubuh basal, dapat berubah mengikuti kadar hormon dalam tubuh. Kadar hormon Anda berubah sepanjang siklus menstruasi Anda. Awalnya, ovarium akan melepaskan hormon estrogen.

Ketika kadar hormon estrogen sudah dirasa cukup tinggi, ovarium Anda akan melepaskan sel telur. Kemudian, tubuh Anda akan mulai melepaskan hormon progesteron yang menyebabkan suhu tubuh Anda akan naik sedikit. Ini juga menjadi tanda bahwa tubuh sudah siap untuk melakukan pembuahan (sel telur dibuahi sperma) dan rahim sudah siap sebagai tempat menempelnya sel telur.

Saat terjadi ovulasi, suhu tubuh Anda akan berubah menjadi lebih tinggi dari biasanya, sehingga Anda dapat memeriksa apakah tubuh Anda sudah melepaskan sel telur atau belum dari suhu tubuh Anda. Mencatat suhu tubuh basal Anda setiap pagi sebelum Anda beranjak dari tempat tidur dapat membantu Anda untuk mengetahui kapan tubuh Anda melepaskan sel telur.

Jika Anda mencatat suhu tubuh basal dalam beberapa bulan, mungkin Anda akan menemui pola yang menunjukkan waktu Anda ovulasi. Hal ini dapat membantu untuk menemukan masa subur Anda dan merencanakan kehamilan.

Namun, mungkin ini agak sulit dibedakan jika Anda sedang berada pada kondisi demam, kurang tidur, atau tidur tidak nyenyak, dan Anda sudah banyak bergerak setelah bangun tidur yang dapat mempengaruhi pembacaan suhu pada termometer. Ingat, pergerakan sedikit saja saat Anda baru bangun tidur dapat mengubah suhu tubuh basal Anda.

2. Perhatikan lendir pada mulut rahim

Peningkatan jumlah hormon estrogen yang dilepaskan oleh tubuh Anda juga mempengaruhi tekstur mukus atau lendir pada mulut rahim Anda. Saat tubuh sedang bersiap untuk ovulasi, lendir pada mulut rahim Anda akan memiliki tekstur yang lebih elastis, transparan, dan licin, seperti putih telur. Tekstur yang seperti ini dapat membantu sperma berenang untuk mencapai sel telur Anda. Saat tekstur mukus pada mulut rahim seperti ini, artinya Anda berada pada masa subur Anda.

Namun, terdapat beberapa hal lain yang dapat mempengaruhi tekstur mukus Anda, seperti infeksi vagina atau penyakit menular seksual, gairah seks, dan penggunaan pelicin selama berhubungan seksual.

Berikut ini merupakan pola tekstur mukus pada mulut rahim yang umum terjadi pada banyak wanita:

  • Setelah siklus menstruasi, mukus lebih lengket
  • Saat ovulasi, mukus lebih banyak dikeluarkan, basah, licin, dan transparan, seperti putih telur
  • Setelah ovulasi, mukus lebih tebal konsistensinya dan lebih sedikit dikeluarkan

3. Perubahan pada posisi dan ketegangan mulut rahim

Selama ovulasi, mulut rahim akan terasa lebih lembut, lebih tinggi, lebih terbuka, dan lebih basah. Hal ini bertujuan untuk memberi kesempatan pada sperma masuk ke dalam leher rahim dan kemudian membuahi sel telur.

Sebagian besar wanita membutuhkan beberapa waktu untuk dapat membedakan antara kondisi mulut rahim yang normal dan kondisi mulut rahim yang sedang mengalami perubahan selama ovulasi. Perubahan ini mungkin sulit untuk dibedakan bagi sebagian besar wanita. Anda dapat memeriksa mulut rahim Anda setiap hari menggunakan satu atau dua jari dan Anda akan menemukan perubahannya.

Selain itu, juga terdapat tanda-tanda ovulasi lainnya yang mungkin tidak semua wanita mengalami hal ini. Tanda-tanda ovulasi lainnya mencakup:

  • Bercak darah
  • Kram ringan atau nyeri pada satu sisi bagian panggul
  • Nyeri pada payudara atau payudara terasa lebih lembut
  • Perut terasa kembung
  • Gairah seks meningkat
  • Keputihan semakin banyak dikeluarkan
  • Merasa lebih seksi dan aroma tubuh lebih baik

Untuk mengetahui kapan masa subur dan hari ovulasi Anda selanjutnya, gunakan Kalkulator Masa Subur Hello Sehat dengan cara mengeklik gambar di bawah ini:

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>