Tanda-tanda Penyandang Cacat Butuh Perawat Pribadi di Rumah

Tanda-tanda Penyandang Cacat Butuh Perawat Pribadi di Rumah

Anda mungkin tidak selamanya punya waktu dan tenaga untuk merawat orang terkasih yang berkebutuhan khusus. Menggunakan jasa perawat pribadi bisa jadi solusinya. Sayangnya, tidak semua penyandang cacat atau berkebutuhan khusus bisa menyampaikan apa saja kebutuhannya. Nah, itu sebabnya Anda harus jeli mengenali tanda-tanda orang terkasih Anda membutuhkan perawat pribadi di rumah.

Berbagai perawatan yang dibutuhkan penyandang cacat

Tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing, umumnya penyandang cacat dan berkebutuhan khusus membutuhkan perawatan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan mereka. Namun, secara garis besar berikut ini beberapa hal yang diperlukan untuk menunjang aktivitas harian penyandang cacat dan orang-orang berkebutuhan khusus.

  • Perawatan pribadi mencakup asupan gizi dan pola makan, menyuapi makan, membantu mandi dan buang air, berpakaian, dan hal-hal lain yang sifatnya pribadi.
  • Perawatan rumah tangga. Ini mencakup membersihkan rumah, belanja kebutuhan harian, mencuci pakaian, menjahit, dan keperluan rumah tangga lainnya.
  • Perawatan medis. Ini mencakup menggunakan alat bantu, pasang oksigen, mengatur jadwal minum obat, terapi fisik dan koordinasi, serta kebutuhan medis lainnya.

Tanda-tanda penyandang cacat butuh perawat di rumah

Jika orang terkasih Anda sudah menunjukkan tanda-tanda di bawah ini, sudah saatnya Anda dan orang terkasih mempertimbangkan menggunakan bantuan perawat di rumah.

  • Mudah lupa, bingung, atau bahkan sering tersesat dan tidak bisa pulang ketika sedang bepergian.
  • Sering salah atau lupa minum obat dan cek kesehatan ke dokter.
  • Kesulitan berjalan, berpakaian, makan, dan mandi sendiri.
  • Lingkungan di sekitarnya terlihat kotor dan kurang terawat.
  • Perubahan suasana hati yang sangat terasa (mood swing).
  • Muncul ruam dan memar di tubuh karena sering terjatuh atau terbentur.
  • Membutuhkan perawatan intensif harian atau mingguan saat kemoterapi atau cuci darah (dialisis).
  • Menggunakan peralatan medis seperti tabung oksigen dan alat medis lainnya.
  • Merasa kesepian.
  • Kurang tertarik pada hal-hal yang sebelumnya dinikmati dan dikuasai, seperti membaca koran, menonton TV, masak, dan sebagainya.
  • Sulit diajak berkomunikasi.
  • Menghindari interaksi dengan orang lain.
  • Kebanyakan atau kurang tidur.
  • Terlihat lemas.
  • Stres dan depresi.

Perhatikan juga kondisi Anda saat merawat orang terkasih

Semua orang ingin memberikan perawatan terbaik untuk orang yang dicintai. Namun ini bisa jadi hal yang sulit apabila Anda sendiri juga merawat anak kecil, suami, istri, orangtua atau kerabat dekat pada saat yang bersamaan. Tidak dapat dipungkiri, merawat orang yang sakit dan berkebutuhan khusus membuat Anda rentan stres dan depresi karena kelelahan dan kurang tidur. Hal ini pun sering menimbulkan berbagai gejolak emosi di dalam diri Anda.  

Itu sebabnya, jika Anda merasa sudah mulai terbebani, lelah berlebihan, berkali-kali kehilangan pekerjaan, atau sampai sakit, pertimbangkan untuk menggunakan jasa perawat pribadi. Namun, jangan lupa konsultasikan dulu kepada keluarga terdekat atau dokter Anda sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa perawat pribadi. Ini dilakukan supaya Anda bisa mendapatkan rujukan perawatan yang tepat sesuai dengan kebutuhan orang terkasih.

Ingat, Anda hanya bisa merawat orang lain secara maksimal apabila Anda merawat diri sendiri dengan baik. Bila Anda sendiri memiliki kapasitas yang terbatas dalam merawat diri sendiri dan orang lain, jasa perawat pribadi akan jauh lebih membantu orang terkasih Anda.

cara merawat orang demensia

Terapi okupasi bisa jadi solusi perawatan pribadi yang bisa Anda coba

Terapi okupasi adalah perawatan khusus yang bertujuan untuk membantu orang dengan keterbatasan fisik, mental, atau kognitif untuk hidup lebih mandiri.

Tujuan utama dari terapi ini adalah membantu meningkatkan kualitas pasien, dimulai dari hal-hal sederhana seperti perawatan diri (makan, mandi, dan berpakaian), pengolahan diri (membaca, berhitung, bersosialisasi), latihan fisik (mempertahankan gerakan sendi, kekuatan otot, dan kelenturan), menggunakan alat bantu, serta kegiatan lainnya.

Intinya, terapi ini digunakan untuk membantu memudahkan seseorang yang mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Nah, itu sebabnya, jika ada anggota keluarga atau seseorang di lingkungan Anda yang yang memiliki kebutuhan khusus, tidak ada salahnya untuk merekomendasikan terapi okupasi (bila mereka memang minta nasihat atau saran Anda). Namun, sebelum melakukannya, mereka disarankan berkonsultasi dulu ke dokter dan ahli agar terapi yang diberikan benar-benar efektif.

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>