Perut Perih Setelah Minum Kopi, Apakah Saya Sensitif Terhadap Kopi?

Perut Perih Setelah Minum Kopi, Apakah Saya Sensitif Terhadap Kopi?

Banyak orang yang menjadikan kegiatan minum kopi di pagi hari sebagai rutinitas wajibnya. Namun, sebagian orang ada juga yang tidak kuat jika minum kopi terlalu sering dan banyak. Sedikit minum kopi saja, merasa perut kembung atau bahkan perih. Lalu, apakah hal itu disebabkan karena sensitif terhadap kopi? Bagaimana perut perih setelah minum kopi? Ini penjelasan lengkapnya. 

Perut perih setelah minum kopi, apakah karena sensitif terhadap kopi?

Sebenarnya, perut perih setelah minum kopi adalah hal yang cukup sering terjadi. Pasalnya, rata-rata kopi memiliki sifat yang asam, sehingga tak sedikit orang yang mengalami gangguan pencernaan setelah mengonsumsinya.

Faktanya, terdapat 30 jenis zat asam yang berbeda-beda di dalam kopi, seperti asam sitrat yang biasanya terkandung di dalam jeruk, asam malik yang terdapat di dalam apel, dan asam asetat yang banyak di dalam cuka. Jenis asam yang terbanyak yang ada di dalam kopi adalah asam klorogenik dan asam ini yang dianggap dapat menyebabkan gangguan pada perut Anda.

Beberapa kondisi yang mungkin terjadi akibat kopi yang terlalu asam yaitu:

Apakah ini tanda saya sensitif terhadap kopi? Pada dasarnya, sistem pencernaan orang berbeda-beda. Jika Anda memang selalu mengalami masalah pencernaan setelah minum kopi, bisa jadi perut Anda memang tidak cocok dan tak dapat mencerna kopi dengan baik. Inilah yang dimaksud dengan sensitif terhadap kopi. Namun, untuk mengetahuinya lebih lanjut Anda bisa segera memeriksakan diri ke dokter. 

Menurunkan jumlah asam pada kopi bisa mengurangi risiko gangguan pada perut

Semua gangguan pencernaan tersebut memang sebagian besar disebabkan karena sifat kopi yang asam. Bila Anda mengantuk dan ingin minum kopi, tapi takut perut kembung atau perih, Anda sebenarnya bisa mengakalinya dengan melakukan beberapa hal berikut ini.

1. Mencampurkan kopi dengan susu

Bila awalnya Anda peminum kopi hitam sejati, cobalah untuk menambahkan susu ke dalam cangkir kopi agar perut Anda tidak perih tiba-tiba. Disebutkan dalam sebuah jurnal, kalau protein yang ada di dalam susu dapat mengikat asam klorogenik dengan baik, sehingga asam tersebut lebih mudah dicerna oleh tubuh. Jangan lupa untuk pilih susu yang rendah lemak ya.

2. Pilihlah cold brew coffee

Cold brew sebenarnya adalah teknik menyeduh kopi hitam dengan air dingin yang kemudian didiamkan selama 12-24 jam untuk mendapatkan rasa yang diinginkan. Kopi yang dibuat dengan teknik ini, cenderung memiliki asam yang lebih sedikit ketimbang kopi yang langsung diminum setelah diseduh.

3. Kenali jenis biji kopi yang Anda minum

Biasanya, untuk mendapatkan rasa yang nikmat, biji kopi akan melalu proses pemanggangan dulu sebelum dijadikan bubuk kopi. Biji kopi yang dipanggang dalam waktu yang lama, ternyata mempunyai kadar asam yang lebih rendah dari pada yang durasi pemanggangannya sebentar. Contohnya, biji kopi hijau yang tidak melalui proses pemanggangan sama sekali, mengandung asam klorogenat yang tinggi.

Dalam sehari, Anda hanya boleh minum kopi sebanyak dua gelas. Jika lebih dari itu, maka zat-zat yang ada di dalam kopi – selain zat asam – dapat menimbulkan dampak buruk pada kesehatan Anda. Kemudian, bila Anda tetap merasakan perut perih setelah minum kopi, hentikan kebiasaan minum kopi dan segera periksakan diri ke dokter.

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>