Nggak Perlu Pakai Kamera DSLR, Begini 5 Trik Memotret Kembang Api Menggunakan Kamera HP. Tetap Apik!

Nggak Perlu Pakai Kamera DSLR, Begini 5 Trik Memotret Kembang Api Menggunakan Kamera HP

Momen pergantian tahun nggak lengkap rasanya jika tanpa adanya pesta kembang api. Selain indah dipandang karena percikan apinya, kembang api juga kerap jadi objek untuk diabadikan gambarnya. Sayangnya, mengambil foto kembang api itu nggak mudah, perlu trik-trik tertentu untuk bisa mendapatkan gambar yang ciamik. Nggak jarang, banyak orang yang menggunakan kamera SLR agar hasil yang didapatkan sesuai dengan harapan. Nah, bagaimana jika kamu nggak memiliki kamera sekelas SLR?

Tenang, Hipwee Tips punya trik khusus buatmu yang ingin mengambil gambar kembang api dengan bermodalkan kamera HP saja. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini, ya!

1. Syarat pertama, pastikan HP yang kamu gunakan memiliki pengaturan manual. Atau, gunakan aplikasi bantuan

Pengaturan kamera manual via www.techwelike.com

Untuk bisa memfoto kembang api dengan maksimal, kamu perlu menggunakan HP dengan kamera yang memiliki pengaturan manual, yang meliputi ISO, shutter speed, dan fokus. Jika HP-mu nggak memenuhi syarat di atas, maka kamu disarankan untuk mengunduh aplikasi kamera yang bisa membantu. Misalnya Top Camera untuk iOS, Zoom Camera atau Camera FV-5 untuk android, sedangkan untuk windows phone atau windows 10 mobile bisa menggunakan Lumia Camera atau Windows Camera untuk windows 10 mobile.

2. Ke dua, kamu perlu menyiapkan tripod lengkap dengan holder-nya agar hasil foto nggak nge-blur

Tripod dengan holder via www.aliexpress.com

Advertisement

Sentuhan tangan pada layar HP saat menekan tombol shutter bisa membuat banyak gerakan. Di sinilah gunanya tripod untuk membuat kamera menjadi stabil sehingga rana dapat terbuka cukup lama untuk menangkap cahaya dan meminimalisir blur akibat pergerakan kamera.

Pilihlah tripod yang kompatibel dengan HP-mu. Dan, karena kita akan menggunakan slow shutter, sebaiknya gunakan tripod lengkang yang dilengkapi dengan holder agar foto yang didapat lebih tajam atau tidak goyang.

Jika kamu nggak memilikinya, cara lain untuk meminimalisir blur akibat pergerakan kamera adalah dengan memanfaatkan fitur self-timer. Bisa juga dengan bersandar pada pagar atau tiang yang ada di sekitarmu.


3. Carilah posisi terbaik untuk menangkap momen ketika kembang api meluncur dan menyala di udara

Cari posisi yang pas via maclifeboise.com

Advertisement

Pastikan kamu telah berada di posisi terbaik, di mana posisi kembang api akan meluncur sehingga kamu memperoleh sudut pandang terbaik. Usahakan berada sedekat mungkin dengan posisi di mana kamu bisa memandang kembang api dengan jelas. Tapi juga jangan di bawahnya persis. Ketahui juga arah angin agar kamu bisa menghindari kemungkinan terganggu oleh asap yang memengaruhi tampilan foto. Gedung, air atau landmark bisa menjadi foreground atau background yang menarik. Usahakan jangan terlalu dekat dengan lampu penerangan, ya!

4. Sekali lagi, gunakan pengaturan manual dan gunakan mode biasa. Ketelitianmu bakal diuji di sini!

Gunakan mode biasa via www.pcworld.com

Posisikan kameramu pada pengaturan manual dan mode biasa. Jika kamu menggunakan mode HDR maka akan perlu waktu lebih lama dalam mengambil satu foto. Hal ini tentu saja nggak cocok melihat momen kembang api justru memerlukan burst mode, di mana kamu bisa mengambil sejumlah foto secara terus menerus untuk memastikan kamu mendapatkan lebih dari satu momen atau satu foto kembang api yang bagus. Selain itu, matikan fitur LED flash karena sama sekali nggak diperlukan. Kamu pun dapat mengaktifkan fitur image stabiliser jika memilikinya, kemudian setting image dalam kualitas tertinggi.

5. Daaan, mulailah bergerilya!

Mulailah mengambil foto via obamawhitehouse.archives.gov

Jika kamu sudah siap menangkap momen, tempatkan HP pada tripod dengan posisi yang pas. Buatlah pengaturan kamera saat akan memfoto kembang api dengan menggunakan ISO 100, shutter speed antara 0,5-4 detik, dan manual fokus pada posisi tak terhingga atau infinity. Pengaturan ini nggak saklek dan bisa dicoba-coba sendiri sesuai cahaya tempat di mana kamu akan memfoto kembang api. Kamu pun siap menangkap gambar kembang api kapan pun kamu siap.

Mengambil gambar kembang api itu memang susah-susah gampang, apalagi jika tempat nyala kembang api nggak menentu. Belum lagi jika pengaturan shutter speed terlalu lama sementara nyala kembang api terlalu banyak, maka akan menghasilkan foto kembang api terlalu over. Nah, jika kamu tertarik mencobanya, jangan lewatkan momen malam pergantian tahun sebentar lagi, ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

sumber : hipwee.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>