Meski Pahit, Kamu Harus Tahu Bahwa 7 Jenis Jamu Ini Manfaatnya Selangit

Meski Pahit, Kamu Harus Tahu Bahwa 7 Jenis Jamu Ini Manfaatnya Selangit

Pahit, nggak enak, dan minuman orangtua. Mungkin 3 kata itu yang menggambarkan segelas minuman jamu. Bahannya yang berasal dari tumbuhan, rempah – rempah dan palawija memang menjadikan minuman ini tidak selezat minuman kafe kekinian. Pun sepertinya jauh dari kata keren. Ibarat kata, minum jamu itu nggak banget, deh! Kaya orang zaman dulu aja. Padahal, selain melestarikan salah satu minuman khas Indonesia, jamu ternyata menyimpan banyak sekali manfaat bagi tubuh.

Di samping itu, jamu juga sangat minim efek samping dibanding minuman lain yang mengandung bahan-bahan kimia. Untukmu yang sedang getol-getolnya mengatur pola hidup sehat, sepertinya perlu memasukkan jamu sebagai salah satu minuman yang wajib dikonsumsi secara rutin. Berikut Hipwee berikan beberapa jenis jamu beserta manfaatnya bagi tubuh.

1. Jamu beras kencur. Jamu yang paling banyak disukai dibanding jamu lainnya

Beras kencur via www.sehatfresh.com

Jamu beras kencur adalah salah satu jamu yang paling banyak diterima oleh lidah. Rasanya tidak pahit, namun juga tidak terlalu manis. Di antara jamu lainnya, jamu jenis ini yang biasanya paling laris di pasaran. Bahkan banyak rumah makan yang menyediakan menu es jamu beras kencur sebagai salah minuman yang ditawarkan.

Jamu beras kencur terbuat dari beras, kencur, biji kedawung, rimpang jahe, biji-biji kapulaga, asam, kunyit, gula merah, gula putih, jeruk nipis, garam dapur, dan kayu keningar. Rutin mengkonsumsi jamu beras kencur di pagi hari mampu menghilangkan perut kembung dan masuk angin. Selain itu juga bisa digunakan untuk menghilangkan rasa pegal-pegal, batuk dan juga flu. Khasiat lainnya yang tak kalah penting adalah jamu ini ternyata cocok dikonsumsi anak-anak untuk menambah nafsu makan.

2. Jamu kunir asem sangat baik dikonsumsi wanita yang sedang dalam masa menstruasi

Advertisement

Kunir asem merupakan jamunya wanita. Jamu ini memang bermanfaat untuk melancarkan menstruasi, mengurangi nyeri saat menstruasi, serta menghilangkan bau tak sedap pada daerah kewanitaan. Jika minuman kemasan untuk wanita saat datang bulan bisa kamu temukan dengan mudah di banyak minimarket, mengapa tidak meminumnya dari jamu asli yang tentunya dibuat tanpa bahan pengawet?

Kunir asem terbuat dari buah asam, kunyit, sinom (daun asam muda), temulawak, biji kedawung, dan air perasan buah jeruk nipis, dengan sedikit garam dan gula merah sebagai pemanis. Selain untuk wanita, jamu kunir asem juga dipercaya cocok untuk diet dan mengobati luka-luka yang ada di lambung.

3. Selain kunir asem, jamu kunci suruh juga jadi jamunya wanita

Kunci suruh via www.indoindians.com

Komposisi dari jamu kunci suruh adalah rimpang kunci, buah delima, buah pinang, kunci pepet, majakan, dan daun sirih. Bisa bayangkan nggak sih rasanya seperti apa? Tapi ternyata, jamu ini sangat dianjurkan untuk dikonsumsi para wanita karena mampu mengobati keputihan, merapatkan bagian intim wanita, mengecilkan rahim usai melahirkan, menghilangkan bau badan dan menguatkan gigi.

4. Jamu temulawak untuk masuk angin dan juga memperlancar ASI

Jamu temulawak via temulawak.org

Jamu temulawak terbuat dari temulawak itu sendiri dengan campuran kencur, asam jawa, gula aren, daun pandan, serta jintan.  Tidak banyak yang tahu bahwa jamu temulawak bermanfaat untuk memperlancar ASI. Temulawak memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga berguna untuk mencegah terjadinya oksidasi nutrisi yang diperlukan untuk memproduksi ASI seperti protein dan asam lemak. Perlu diketahui, jika oksidasi nutrisi terjadi, maka produksi dan kualitas ASI pada ibu akan menurun. Selain itu, jamu temulawak juga bermanfaat untuk membantu mencegah hepatitis. membantu produksi cairan empedu, mengobati masik angin dan sakit kepala.

5. Jamu pahitan. Dari namanya bisa ditebak bahwa jamu ini pahitnya nggak kira-kira, tapi manfaatnya jangan ditanya

Jamu pahitan via rula.co.id

Jamu ini terbuat dari sambiloto, brotowali, widoro laut, doro putih, dan babakan pule. Sambiloto merupakan salah satu tanaman yang sudah digunakan selama berabad-abad sebagai obat herbal yang kaya khasiat. Saking pahitnya, jamu ini dikenal dengan sebutan “kings of bitter” yang rasa pahitnya membekas di lidah.

Meski begitu, jamu pahitan memiliki berbagai manfaat yang baik bagi tubuh, di antaranya; mengobati diabetes, diare, anti malaria, mencegah kanker,  menurunkan kolesterol, mengatasi gatal-gatal, jerawat, kembung, pegal dan pusing. Namun, hati-hati, jamu ini tidak disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil dan juga penderita darah rendah karena mengandung beberapa zat yang diduga dapat menggugurkan kandungan dan menurunkan tekanan darah.

6. Jamu sinom cocok dikonsumsi sebagai minuman detoksifikasi

Jamu sinom via cookpad.com

Bermanfaat untuk mengusir racun dalam tubuh, tepat kiranya bahwa jamu sinom dijadikan sebagai salah satu minuman detoksifikasi. Jamu sinom terbuat dari asam muda yang dicampur dengan temulawak, kunyit, kapulaga, kayu manis, pala, gula merah, serta gula pasir. Nikmat diminum dalam keadaan hangat maupun dingin, jamu sinom juga berkhasiat untuk membantu pemulihan kesehatan, menurunkan resiko hepatitis C, dan mengurangi peradangan lambung.

7. Jamu kudu laos, perpaduan pucuk mengkudu dan lengkuas yang kaya manfaat

Jamu kudu laos via dwidirarahmawati.blogspot.co.id

Terbuat dari pucuk mengkudu, lengkuas, merica, asam, cabe puyang, bawang putih, kedawung, daun mimba dan garam, jamu kudu laos ini menyimpan banyak sekali manfaat bagi tubuh. Kudu laos mampu membantu mengatasi hipertensi, memperlancar menstruasi, meringankan gejala batuk, meluruhkan kencing, melancarkan sistem pencernaan, dan menjadi sumber antioksidan.

Rasanya memang tidak seenak milkshake favoritmu, tapi demi tubuh yang sehat, kenapa nggak kita coba untuk rajin mengonsumsi jamu mulai sekarang?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

sumber : hipwee.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>