Mengenal Benzopyrene, Zat Hasil Pembakaran yang Bisa Sebabkan Kanker Paru

Mengenal Benzopyrene, Zat Hasil Pembakaran yang Bisa Sebabkan Kanker Paru

Sebagian besar dari penyakit kanker muncul seiring dengan perjalanan hidup, begitu juga kanker paru. Satu dari triliunan sel yang ada dalam tubuh Anda suatu saat bisa saja mengalami kemunduran. Artinya, sel-sel sehat yang biasanya normal bisa berubah menjadi sel-sel tumor akibat berbagai faktor risiko kanker paru, salah satunya benzopyrene.

Mungkin selama ini Anda tidak tahu benzopyrene ini ada di sekitar Anda, bahkan bisa jadi Anda sudah banyak terpapar. Lantas, di mana kita bisa menemukan benzopyrene dan apa kaitannya dengan kanker paru? Simak ulasannya berikut ini.

Mengenal benzopyrene, zat berbahaya dari pembakaran

Benzopyrene merupakan sisa hasil pembakaran yang termasuk senyawa hidrokarbon polisiklik aromatik (HPA). Zat berbahaya ini masuk ke dalam daftar polutan yang diterbitkan oleh Environmental Protection Agency di Amerika Serikat.

Benzopyrene memiliki sifat karsinogen (penyebab kanker) yang tinggi karena dapat menyebabkan perubahan atau mutasi gen. Karena itulah, benzopyrene dijadikan sebagai indikator senyawa karsinogen pada makanan.

Benzopyrene ini sulit untuk diurai dari dalam tubuh dan biasanya terakumulasi pada jaringan di hati, ginjal, atau lemak tubuh.

Efek jangka pendek dari paparan benzopyrene dapat berupa ruam kulit, iritasi mata, kutil, dan sensasi terbakar. Sementara jika Anda terpapar dalam waktu yang lama, benzopyrene dapat menyebabkan kanker kulit, kandung kemih hingga kanker paru.

Beberapa cara benzopyrene masuk ke dalam tubuh

Benzopyrene terdapat di lingkungan sekitar Anda, baik udara, air, atau bebatuan. Senyawa ini dapat masuk ke dalam tubuh Anda dengan cara dihirup, diserap melalui kulit, dan dimakan.

Sumber benzopyrene yang ada di udara berasal dari hasil aktivitas manusia, seperti asap rokok, asap kendaraan, atau asap dari pembakaran hutan.

Bila Anda menyukai bagian hangus saat makan daging panggang, mulai sekarang baiknya Anda hindari. Ketika daging, ikan, atau makanan lainnya dimasak, lemak yang terkandung di dalam otot akan ikut terbakar, sehingga benzopyrene ini terbawa bersama asap dan menempel pada makanan. 

Anda juga harus waspada pada makanan yang digoreng dengan minyak jelantah yang sudah dipakai berulang kali karena itu juga merupakan sumber paparan benzopyrene.

karbohidrat tinggi

Bagaimana benzopyrene meningkatkan risiko kanker paru?

Pada umumnya, kanker muncul karena adanya penumpukan sel-sel yang rusak dan tidak bisa lagi diperbaiki. Sel-sel yang terkena benzopyrene, termasuk sel paru, didorong untuk berkembang biak secara tidak normal dan mempercepat terjadinya kematian sel.

Pasalnya, paparan benzopyrene meningkatkan produksi salah satu radikal bebas yaitu reactive oxygen species (ROS). ROS ini akan mengikat DNA kemudian mengakibatkan terjadinya perubahan struktur DNA.

Perubahan ini merugikan bagi proses pembelahan sel dan justru mengakibatkan mutasi gen. Semakin Anda terpapar benzopyrene maka semakin besar pula zat ini masuk ke dalam tubuh Anda. Akibatnya, semakin tinggi pula risiko terjadinya kanker paru dalam tubuh Anda.

Suatu penelitian menggunakan tikus putih dilakukan untuk mengidentifikasi paparan benzopyrene para saluran pernapasan. Hasil menunjukkan bahwa terdapat tumor pada jalur pernapasan tikus dan kematian sel-sel paru yang lebih cepat akibat benzopyrene dibandingkan dengan tikus yang tidak terpapar. Hal ini ditandai dengan adanya noda warna cokelat pada paru-paru tikus. Ini semakin menguatkan adanya hubungan antara benzoprene dengan risiko terjadinya kanker paru.

Cara menghindari paparan benzopyrene

Kini Anda sudah tahu berbagai sumber benzopyrene yang ada di sekitar Anda. Maka, kini saatnya Anda menghindari makanan yang dipanggang atau diasap untuk mengurangi risiko paparan zat berbahaya ini. Tidak hanya itu, Anda bisa menggunakan masker saat berada di tempat umum untuk menghindari paparan asap rokok maupun asap kendaraan.

Jangan lupa, konsumsi makanan kaya antioksidan seperti tomat, jeruk, anggur, dan sayuran hijau. Ini bertujuan untuk mengurangi risiko kanker paru-paru yang siap mengintai Anda kapan saja.

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>