Kenapa Kuku Bisa Terserang Infeksi Jamur, dan Bagaimana Mengobatinya?

Kenapa Kuku Bisa Terserang Infeksi Jamur, dan Bagaimana Mengobatinya?

Onikomikosisa atau juga disebut

tinea unguium, adalah infeksi jamur pada kuku kaki ataupun tangan yang bisa berkembang dengan cepat. Kuku Anda akan berwarna putih hingga kehitaman, dan gampang rampuh sampai copot sendiri dari jari Anda. Kira-kira apa sih, penyebab dan cara untuk mengatasi kuku yang berjamur ini?

Kenapa bisa terjadi infeksi jamur pada kuku?

Serangan jamur pada kuku terjadi akibat pertumbuhan jamur berlebih di bawah kuku. Jamur biasanya tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembab, sehingga mereka bisa berkembang biak dengan cepat dan banyak.  

Jamur yang sudah ada di tubuh Anda sangat berpotensi menyebabkan infeksi di kuku. Contoh, kalau Anda pernah tertular jamur dari orang lain yang memiliki infeksi jamur, mungkin saja jamur bisa menyebar ke tubuh Anda.

Lalu, menurut American Academy of Dermatology (AAD), kuku yang terinfeksi jamur lebih sering terjadi pada kuku kaki. Mengapa sering menyerang kuku kaki? Karena, biasanya kuku di area kaki jarang terekspos matahari, dan posisinya tertutup sepatu. Maka tidak jarang kalau area kuku kaki sering menjadi lingkungan yang hangat dan lembab untuk jamur berkembang biak.

Selanjutnya, bahaya infeksi jamur pada kuku dapat terjadi jika Anda sering manikur pedikur di salon. Peralatan kuku seperti papan amplas dan gunting kuku, bisa menjadi sarana untuk menyebarkan infeksi jamur pada kuku Anda. Disarankan untuk selalu bertanya dan memastikan kepada petugas salon, bahwa alat pedikur dan manikur yang akan dipakai bersih dan steril.


(Source:= www.shutterstock.com)

Siapa yang berisiko kena infeksi jamur pada kuku?

Meskipun banyak hal yang menjadi penyebab infeksi jamur pada kuku, ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan perkembangan jamur seperti contoh di bawah ini:

  • Anda menderita diabetes
  • Punya kondisi penyakit yang menyebabkan sirkulasi darah kurang baik
  • Anda memakai kuku buatan
  • Berenang di kolam renang umum
  • Mengalami cedera kuku (kuku patah atau cantengan)
  • Mengalami cedera kulit di sekitar kuku
  • Memiliki jemari lembab atau jari kaki untuk waktu yang lama
  • Memiliki sistem kekebalan yang lemah
  • Pakai sepatu kaki tertutup, seperti sepatu tenis atau sepatu boots

Infeksi jamur pada kuku ini lebih sering sering terjaid pada pria dan wanita dewasa.  Jika Anda memiliki anggota keluarga yang sering mendapatkan jenis infeksi jamur ini, Anda juga berkemungkinan terkena infeksi. Orang lanjut usia berisiko tinggi terkena infeksi jamur karena mereka memiliki sirkulasi darah yang kurang baik, sehingga kuku mereka tumbuh lebih lambat namun menebal seiring bertambahnya usia.  

Bagaimana cara mengobati infeksi jamur pada kuku?

Karena jamur pada kuku ini bisa memengaruhi kuku-kuku Anda yang lainnya, salah satu cara untuk mendiangnosis kondisi kuku Anda adalah dengan menemui dokter. Dokter akan melihat dan mengambil goresan dari kuku di bawah mikroskop untuk mengetahui tanda-tanda adanya jamur. Dalam beberapa kasus, dokter Anda mungkin harus mengirim sampel ke laboratorium untuk analisis dan identifikasi.

Sedangkan untuk pengobatannya, produk atau krim yang dijual bebas di apotek tidak disarankan untuk digunakan, karena tidak bisa mengatasi jamur kuku secara tuntas. Sebagai gantinya, dokter mungkin meresepkan obat antijamur oral, seperti:

Anda bisa menggunakan perawatan antijamur lainnya, seperti pernis kuku antijamur atau larutan topikal. Perawatan ini caranya digunakan dengan atau dioles ke kuku, sama dengan cara pakai cat kuku. Bergantung pada jenis jamur dan tingkat infeksinya, Anda mungkin harus menggunakan obat ini selama beberapa bulan.

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>