Kacang Tidak Bikin Jerawatan, Tapi Perhatikan Cara Mengolahnya

Kacang Tidak Bikin Jerawatan, Tapi Perhatikan Cara Mengolahnya

Jerawat biasa tiba-tiba muncul dan membuat risau banyak orang. Tumbuhnya jerawat bisa membuat dampak yang besar, misalnya tidak percaya diri. Kalau sudah begini, Anda mungkin jadi menyalahkan makanan yang dikonsumsi. Salah satunya adalah kacang. Masalahnya, banyak yang bilang kacang bikin jerawatan. 

Hingga saat ini, hubungan antara makanan yang dimakan dan timbulnya jerawat masih belum jelas. Beberapa studi yang dilakukan puluhan tahun terakhir menunjukkan bahwa ada kemungkinan kaitan antara keduanya. Lebih jauh lagi, berbagai studi juga sudah menyatakan makanan-makanan jenis apa yang akan memicu tumbuhnya jerawat.

Bagaimana jerawat bisa tumbuh?

Jerawat pada wajah pada dasarnya tumbuh karena kondisi hormon androgen. Hormon ini akan mulai aktif pada saat remaja. Kepekaan kulit terhadap hormon ditambah dengan bakteri pada kulit serta asam lemak di dalam kelenjar minyak membuat jerawat tumbuh. 

Selain itu, ada hal-hal lain yang memacu timbulnya jerawat. Misalnya seperti naik turunnya hormon ketika perempuan sedang haid, menyentuh atau memencet jerawat, hingga menggunakan helm yang rapat. Makanan juga bisa bikin jerawatan.

Berbagai jenis makanan dinyatakan dapat menyebabkan jerawat. Beberapa penelitian telah membuktkan hal ini.

Pada tahun 2005 dan 2006, para ahli dari Harvard School of Public Health di Amerika Serikat melakukan dua penelitian untuk melihat hubungan antara susu dengan timbulnya jerawat. Kedua penelitian tersebut menyimpulkan adanya hubungan antara konsumsi susu sapi dengan tumbuhnya jerawat pada wajah mereka.

Selain itu, terdapat pula beberapa penelitian yang sudah dilakukan dengan makanan jenis lain dan juga terbukti, misalnya cokelat dan makanan dengan indeks glikemik yang tinggi.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi akan meningkatkan kadar hormon insulin. Kadar insulin yang terus bertambah akan meningkatkan kadar hormon androgen. Hormon androgen inilah yang akan mendorong produksi sebum atau minyak. Produksi minyak yang berlebih akan meningkatkan kemungkinan terjadinya jerawat.

asam retinoat untuk jerawat

Salah satu studi yang telah membuktikan hal ini adalah penelitian dalam JAMA Dermatology tahun 2002 silam. Para ahli melibatkan 1.300 responden di Kitavan Papua Nugini dan orang-orang Aché di Paraguay (Amerika Selatan) yang mencari makan dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan langsung dari alam.

Mereka sama sekali tidak makan makanan dengan indeks glikemik yang tinggi seperti sereal, kue kering, roti, dan sebagainya. Mereka juga sangat sedikit mengonsumsi makanan olahan dari susu, kopi, alkohol, gula, dan garam. Orang Kitavan hanya makan buah, ikan, dan kelapa. Orang Aché hanya makan makanan yang dipanen dari lokal, yaitu kacang-kacangan dan jagung. Setelah diamati, tidak ditemukan satu pun kasus munculnya jerawat pada penduduk Kitavan dan Aché.

Lantas apakah kacang bikin jerawatan?

Hingga saat ini ada banyak orang yang menilai bahwa kacang bikin jerawat. Para ahli masih berbeda pendapat akan hal ini. Namun yang jelas, penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Dermatology dan the Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa kacang tidak menimbulkan jerawat.  

Banyak yang percaya kacang bikin jerawatan karena kacang-kacangan mengandung lemak. Padahal, lemak yang paling banyak terkandung dalam kacang adalah lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh adalah jenis lemak baik yang justru punya manfaat baik buat kesehatan.

Akan tetapi, kalau Anda makan kacang-kacangan yang diolah dengan cara digoreng, kadar lemak jenuhnya tentu jadi tinggi. Ini karena minyak yang digunakan untuk menggoreng mengandung lemak jenuh. Nah, mengonsumsi gorengan, termasuk kacang goreng, dalam jumlah berlebihan memang bisa memicu masalah pada kulit seperti jerawat.

Karena itu, bila Anda suka makan kacang tapi takut kacang bikin jerawatan, pilih kacang-kacangan yang dipanggang, bukan digoreng.

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>