Ibu Adopsi Tetap Bisa Menyusui dengan Induksi Laktasi

Ibu Adopsi Tetap Bisa Menyusui dengan Induksi Laktasi


Hamil, melahirkan, dan menyusui anak adalah kodrat wanita. Tapi ada beberapa yang tidak atau tertunda bertahun-tahun untuk mendapatkannya, sehingga memutuskan mengadopsi anak.

Bagi bayi yang diadopsi, umumnya orang tua memberikan susu formula atau susu botol, karena menganggap bahwa ibu adopsi tidak dapat memberi ASI. Tidak salah, kok. Logikanya, kelenjar yang memproduksi ASI baru akan aktif ketika hamil, dan ASI semakin keluar kala plasenta luruh bersama proses melahirkan. Tapi itu dulu.

Kini, berdasarkan studi terbaru, diperkenalkan metode induksi laktasi yang bisa dimanfaatkan ibu adopsi untuk menyusui bayinya. Hanya saja dalam prosesnya, perlu sedikit kesabaran dari sang ibu, karena keluarnya ASI dari payudara ibu adopsi tidak semudah dari ibu kandung sendiri.

Baca juga : 4 Cara Menyusui Bayi Saat Puting Lecet 

Mengutip dari Jawapos.com,  Dokter Wiyarni Pambudi Sp.A, IBCLC., ketua umum Sentra Laktasi Indonesia (Selasi), mengatakan bahwa persiapan ibu yang akan melakukan induksi laktasi bisa setidaknya memakan waktu 4 bulan. Namun, ibu juga perlu meluruskan persepsi sejak awal, bahwa goal dari induksi laktasi adalah adanya bonding antara ibu dan bayi. Jika ternyata ASI tetap tidak mau keluar, ibu tidak perlu merasa tertekan.

Agar induksi laktasi berjalan dengan lancar, ada beberapa hal yang perlu ibu siapkan seperti penjelasan dari situs IDAI berikut ini:

1. Wanita yang akan mengadopsi bayi disarankan untuk memijat payudara dan memerah setiap 3 jam dan sekali pada malam hari selama 10-15 menit setiap kali dalam 3-6 bulan sebelum bayi datang.

Artinya, sejak bayi yang akan diadopsi masih dalam kandungan, ibu sudah mempersiapkan diri.

2. Dianjurkan memerah ASI pada payudara dengan pompa listrik

3. Pertumbuhan dan perkembangan bayi sesuai usia dan jenis kelamin harus dipantau secara teratur. Maka itu, ibu harus rutin membawa bayi ke dokter.

4. Frekuensi dan lama menyusu bayi serta usia mulai diberikan makanan pendamping bayi adalah sama seperti bayi yang lain

5. Karena ibu yang mengadopsi bayi kemungkinan tidak dapat memproduksi cukup ASI, dukungan dan pendampingan ibu sangat dibutuhkan untuk keberhasilan induksi laktasi.

5.  Ibu adopsi perlu menemui kelompok pendukung ASI yang ada di daerah tempat tinggal. (Alika)

Baca juga : Angelina Jolie dan Brad Pitt, Kompak Asuh Anak Kandung dan Adopsi 

sumber : parenting.co.id


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>