Cara Mencukur Rambut Bayi Sendiri dengan Aman

cukur bayi

Meski melalui prosesi atau ritual pencukuran rambut, sang bayi biasanya akan dicukur ulang hingga gundul oleh orang tuanya. Hal ini mengingat bahwa dalam prosesi tersebut, umumnya pencukuran tidak dilakukan dengan benar karena hanya digunakan sebagai syarat ritual saja, sehingga masih banyak rambut yang tersisa dan belum benar-benar bersih.

Dalam pencukuran ulang ini, sebagian orang tua sering kali merasa takut dan khawatir untuk melakukannya sendiri, karena riskan pada keadaan kulit kepala bayinya yang masih rentan terluka oleh pisau cukur. Padahal jika mereka mengetahui cara mencukur rambut bayi yang benar, mereka harusnya tidak perlu merasa khawatir.

Lalu Bagaimana Cara Mencukur Rambut Bayi Yang Benar?

Untuk mengetahui bagaimana cara mencukur rambut bayi yang benar, berikut ini adalah tahapan yang harus dilalui.

1. Persiapan Alat dan Bahan

Nah, untuk memulai mencukur rambut bayi, pertama yang harus disiapkan tentu adalah alat dan bahannya. Adapun alat dan bahan tersebut antara lain bedak bayi, air hangat, gunting rambut, kapas kecantikan, tissue, cairan antiseptik atau alkohol, handuk, dan pisau cukur yang baru dan steril.

Terkait dengan pisau cukur, saya menyarankan Anda untuk menggunakan pisau cukur merk Gillete. Pisau cukur yang berharga Rp. 4000,- per buah ini memiliki desain yang aman sehingga tidak akan membuat luka sedikitpun saat digunakan mencukur rambut bayi.

2. Persiapan Sebelum Mencukur

Setelah semua alat dan bahanĀ  disiapkan, tahap selanjutnya yang dilakukan dalam cara mencukur rambut bayi adalah melakukan persiapan sebelum mencukur. Persiapan ini penting dilakukan selain untuk menjaga kesterilan selama proses mencukur, juga dapat meminimalkan risiko terburuk yang mungkin terjadi selama dan setelah mencukur rambutbayi Anda. Adapun yang perlu dilakukan dalam persiapan ini antara lain:

  • Cuci tangan Anda sebelum mencukur dan pastikan alat dan bahan yang digunakan ada dalam keadaan steril.
  • Sebelum mencukur, pastikan kondisi Anda ada dalam keadaan tenang dan tidak takut atau ragu-ragu. Jika mungkin Anda masih terus ada dalam kebimbangan, sebaiknya mintalah perawat atau orang yang sudah terbiasa mencukur bayi untuk melakukannya.
  • Kondisikan bayi ada dalam keadaan tenang. Keadaan tersebut bisa didapat saat ia tengah tertidur pulas. Ketenangan juga bisa diperoleh dengan menyediakan suhu ruangan yang nyaman dan tidak membuat bayi Anda merasa gerah.
  • Jika mencukur dilakukan saat bayi sedang tidak tidur, mintalah seseorang untuk mengajaknya bermain agar perhatian dan rasa sakit yang mungkin ditimbulkan dari proses mencukur dapat teralihkan.

 

3. Cara Mencukur Rambut Bayi

Setelah semuanya dirasa siap, proses mencukur rambut bayi pun bisa langsung dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

  • Jika rambut bayi Anda sangat lebat, potonglah rambut tersebut sependek mungkin menggunakan gunting kecil untuk memudahkan pencukuran.
  • Mulailah mencukur secara perlahan-lahan dari atas ke bawah (searah jatuhnya rambut).
  • Bersihkan pisau cukur dari potongan rambut si kecil menggunakan tissue kering saat pisau sudah terasa penuh. Kemudian lanjutkan pencukuran.
  • Selama proses pencukuran ini, saya tidak menyarankan Anda untuk membasahi rambut si bayi. Berdasarkan pengalaman saya, hal ini justru akan semakin menyulitkan proses mencukur karena rambut si bayi yang masih lembut dan halus jadi lengket di kulit kepala. Cukup taburkan saja bedak bayi di kepalanya jika Anda khawatir proses mencukur akan melukai si bayi.
  • Setelah semua rambut dicukur, tahapan terakhir dalam cara mencukur rambut bayiyang benar adalah melakukan proses mencukur dari bawah ke atas (berlawanan dengan arah jatuhnya rambut). Tahapan ini dilakukan untuk merapikan sisa-sisa rambut yang mungkin masih tertinggal.
  • Setelah selesai, basuhlah kepala bayi Anda dengan air hangat untuk membersihkannya dari rambut-rambut yang sudah terpotong.
  • Terakhir, keringkan kepala bayi dengan handuk lembut dan taburkan bedak bayi ke kepalanya yang kini sudah botak.

loading...

Tips Lainnya