Bolehkah Langsung Kerja Setelah Cuti Melahirkan? Ini Pertimbangannya

Bolehkah Langsung Kerja Setelah Cuti Melahirkan? Ini Pertimbangannya

Bagi Anda yang baru saja melahirkan dan berencana untuk kembali ke kantor, mungkin ada kecemasan apakah Anda sudah siap bekerja lagi. Pasalnya, meskipun sudah mengambil cuti melahirkan, sebagian wanita masih merasa ragu untuk kembali bekerja seperti biasanya. Bisa jadi karena Anda belum siap secara fisik dan mental. Lalu, sebenarnya kapan wanita boleh kembali kerja setelah cuti melahirkan? Ini dia berbagai pertimbangannya.

Bolehkah langsung kerja setelah cuti melahirkan?

Di Indonesia, ibu bersalin mendapatkan hak cuti melahirkan selama kira-kira dua belas minggu. Setelah itu, Anda memang diharapkan untuk kembali kerja seperti biasa. Sebenarnya wanita boleh langsung kerja setelah cuti melahirkan. Pasalnya, selama cuti Anda telah diberi kesempatan untuk memulihkan serta menyesuaikan diri pascamelahirkan.

Akan tetapi, tubuh dan pengalaman setiap wanita berbeda-beda. Dalam kasus tertentu, Anda mungkin butuh waktu pemulihan lebih lama dari jatah cuti melahirkan yang diberikan oleh kantor. Kasus tersebut antara lain depresi postpartum (setelah melahirkan) atau komplikasi persalinan yang cukup serius.

Selain itu, mereka yang melahirkan dengan cara operasi Caesar akan memerlukan waktu pemulihan yang lebih lama dibandingkan mereka yang melahirkan normal melalui vagina. Nyeri akibat operasi Caesar akan berlangsung lebih lama sehingga dapat membatasi Anda dalam beraktivitas. Mintalah obat anti nyeri pada dokter Anda demi kenyamanan Anda.

Di sisi lain, mereka yang melahirkan normal melalui vagina dapat langsung berjalan beberapa jam setelah bayinya lahir. Bila Anda termasuk ke dalam golongan ini, justru disarankan bagi Anda untuk segera kembali beraktivitas seperti biasa. Tentunya tetap mengutamakan proses penyembuhan yang sedang berjalan.

Oleh karena itu, Anda sebaiknya check-up dulu ke dokter sebelum kembali kerja setelah cuti melahirkan. Bila dokter sudah menyatakan aman buat Anda bekerja lagi, Anda tak perlu khawatir untuk kembali ke kantor. Namun jika ternyata Anda masih butuh waktu untuk memulihkan diri, mintalah surat keterangan dari dokter dan sampaikan pada pihak perusahaan secepat mungkin.

Apakah saya siap bekerja setelah cuti melahirkan?

Pada umumnya, tubuh wanita membutuhkan waktu kira-kira enam sampai delapan minggu setelah melahirkan untuk memulihkan diri seperti semula. Akan tetapi, segera hubungi dokter apabila gejala-gejala berikut ini muncul setelah melahirkan. Ini tandanya Anda belum siap untuk kembali kerja setelah cuti melahirkan.  

  • Perdarahan lebih deras daripada saat haid atau perdarahan hebat yang tak kunjung berhenti.
  • Demam tinggi (di atas 38 derajat Celsius).
  • Sakit perut tak tertahankan sampai mual dan muntah.
  • Sakit kepala tak tertahankan. Mungkin disertai dengan penglihatan kabur, mual, dan muntah.
  • Sulit bernapas meskipun sudah istirahat.
  • Nyeri dada. Mungkin disertai dengan batuk darah.  
  • Merasa sedih, putus asa, dan depresi selama lebih dari sepuluh hari.
  • Mencoba bunuh diri, menyakiti diri sendiri atau bayi Anda.

setelah punya bayi

Persiapan yang perlu dipertimbangkan

Bila tubuh dan pikiran Anda sudah pulih sepenuhnya dari proses persalinan, siapkan dulu hal-hal berikut ini sebelum kembali ke kantor.

1. Jadwal dan perencanaan yang matang

Pastikan Anda sudah punya rencana soal siapa yang akan mengasuh bayi saat Anda di kantor, jam berapa Anda akan berangkat kerja dan pulang ke rumah, dan apakah ada cukup waktu untuk melakukan semua hal tersebut. Maka, Anda perlu membuat jadwal harian yang sangat spesifik supaya bisa melihat apakah rencana Anda cukup realistis.

2. Rencana cadangan

Pada kenyataannya, pasti ada saja perubahan rencana yang tak terduga. Misalnya orangtua Anda jatuh sakit sehingga tidak bisa menjaga bayi selama Anda bekerja. Tentukan siapa yang harus ambil cuti, Anda atau pasangan? Atau ada orang lain yang bisa menggantikan orangtua Anda?

3. Stok ASI

Beberapa minggu sebelum Anda kembali kerja, siapkan dulu stok air susu ibu (ASI) dan jangan lupa dibekukan. Anda juga harus melatih buah hati untuk minum dari botol susu sejak jauh-jauh hari. Anda juga harus cek kebijakan dan fasilitas perusahaan, misalnya apakah ada ruang khusus di mana Anda boleh memompa ASI  di kantor.  

4. Latihan dulu sebelum hari-H

Kira-kira dua minggu sebelum Anda masuk kantor, coba dulu rutinitas baru Anda. Mulai dari bangun pagi sampai waktunya tidur bagi Anda dan bayi. Latihan dengan jadwal baru ini bisa jadi kesempatan bagi Anda dan keluarga untuk menyesuaikan diri.

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>