Berapa Kali Harus Ganti Pembalut Saat Sedang Menstruasi?

Berapa Kali Harus Ganti Pembalut Saat Sedang Menstruasi?

Setiap bulan pasti setiap wanita mengalami menstruasi atau haid. Pada saat ini terjadi perubahan hormon dalam tubuh yang membuat wanita juga bisa mengalami perubahan

mood. Ini merupakan suatu hal yang wajar terjadi. Tapi, saat menstruasi datang, apa Anda yakin sudah benar dalam menjaga kebersihan organ intim Anda? Coba, berapa kali Anda ganti pembalut dalam sehari?

Berapa kali harus ganti pembalut?

Pembalut tidak bisa dilepaskan saat Anda menstruasi. Benda ini membantu Anda dalam menampung dan menyerap darah haid yang keluar dari vagina Anda. Setiap orang mungkin mempunyai aliran darah haid yang berbeda setiap harinya, sehingga memengaruhi pemilihan pembalut yang mereka pakai.

Tapi, bagaimanapun bentuk, panjang, dan ketebalan pembalut yang Anda pilih, pastikan Anda secara teratur mengganti pembalut yang Anda pakai. Pembalut yang tak kunjung diganti dapat menimbulkan bau dan infeksi dari bakteri dari darah haid. Selain itu, jika aliran darah Anda sangat banyak sementara pembalut sudah tidak mampu menampungnya, hal ini dapat menyebabkan kebocoran. Tentu, bukan hal yang Anda inginkan, bukan?

Untuk itu, kenali seberapa deras aliran darah Anda. Jika aliran darah deras dan pembalut yang Anda pakai tidak cukup banyak menyerap darah Anda, Anda mungkin harus ganti pembalut lebih sering. Sementara, waktu yang disarankan untuk Anda ganti pembalut adalah setiap 4-6 jam pemakaian. Artinya, dalam sehari sebaiknya Anda ganti pembalut sebanyak 4-6 kali.

vagina wangi dan segar

Bagaimana cara membersihkan vagina saat haid?

Tidak hanya mengganti pembalut secara teratur, membersihkan vagina saat haid juga tak kalah pentingnya. Namun, jangan sembarangan dalam membersihkan vagina. Vagina cukup dibersihkan dengan sabun polos dan air saat mandi. Setidaknya, bersihkanlah vagina saat haid lebih dari sekali untuk menjaga kesehatan vagina.

Pilihlah sabun untuk membersihkan vagina yang tidak mengandung pewangi dan antiseptik. Kandungan tersebut dapat memengaruhi keseimbangan bakteri dan tingkat pH vagina, dan bahkan bisa menyebabkan iritasi pada beberapa orang.

Sabun wangi untuk membuat vagina Anda menjadi wangi sebenarnya tidak Anda perlukan. Bau vagina bisa dihindari cukup dengan membersihkan vagina secara rutin. Bahkan, membersihkan vagina dengan air hangat saja sebenarnya sudah cukup. Perlu Anda ketahui, vagina bisa membersihkan dirinya sendiri dengan cairan yang dihasilkannya. Sehingga, sabun dengan antiseptik juga tidak Anda perlukan.

Bersihkan area vagina dengan baik sebelum ganti pembalut. Saat haid, darah bisa masuk ke ruang-ruang kecil di sekitar area vagina, sehingga penting bagi Anda untuk membersihkan vagina dan labia. Juga, bersihkan area perineum, yaitu area sekitar vagina dan anus.

Satu lagi, jangan salah langkah dalam membersihkan vagina. Anda harus membersihkan vagina dengan arah dari vagina ke anus, jangan sebaliknya. Membersihkan dengan arah dari anus ke vagina memungkinkan bakteri dari anus bisa masuk ke dalam vagina dan uretra. Sehingga, hal ini bisa saja menyebabkan infeksi.

Waspada dengan ruam pada kulit

Ruam bisa terjadi saat Anda menstruasi, terutama jika aliran darah sedang deras. Hal ini bisa terjadi karena pembalut sudah banyak menampung darah, sudah lama dipakai, dan menimbulkan gesekan dengan paha.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya jaga agar daerah vagina Anda tetap kering selama menstruasi dan ganti pembalut Anda secara teratur. Anda juga bisa mengoleskan salep antiseptik setelah mandi atau sebelum tidur di sekitar daerah ruam.

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>