Beragam Manfaat Makan Cokelat untuk Ibu Hamil dan Bayinya

Beragam Manfaat Makan Cokelat untuk Ibu Hamil dan Bayinya

Anda penggemar berat cokelat dan tidak bisa berhenti memakannya meskipun sedang hamil? Jangan khawatir, asalkan tidak berlebihan, makan cokelat saat hamil ternyata memiliki manfaat untuk perkembangan janin dan kesehatan kehamilan Anda. Apa saja manfaat makan cokelat untuk ibu hamil? Berikut ulasan lengkapnya.

Makan cokelat saat hamil menurunkan risiko preeklampsia

Penelitian yang telah dilakukan oleh Yale Center for Perinatal, Pediatric and Environmental Epidemiology, Yale University di Amerika Serikat, menemukan bahwa makan cokelat saat hamil bisa mengurangi risiko preeklampsia. Preeklampsia sendiri adalah kondisi berbahaya yang ditandai dengan naiknya tekanan darah pada ibu hamil. Padahal sebelumnya ibu hamil tidak pernah punya riwayat tekanan darah tinggi (hipertensi). 

Penelitian yang dilakukan dengan survei ini melibatkan lebih dari 2.000 ibu hamil yang baru melahirkan. Mereka mendapat pertanyaan berapa banyak cokelat yang dikonsumsi pada trimester pertama dan ketiga ketika hamil. Kemudian, para peneliti memeriksa kadar thebromine, yakni salah satu zat kimia dalam cokelat, pada plasenta bayi baru lahir.

Apa hasilnya? Ibu yang makan cokelat saat hamil hingga lima kali atau lebih setiap minggu mengalami penurunan risiko preeklampsia hingga 50 persen.  Penelitian ini juga menemukan bahwa konsumsi cokelat pada trimester pertama maupun trimester ketiga bisa memberikan perlindungan yang sama.

Ibu hamil yang suka makan cokelat saat hamil memiliki kadar theobromine yang tinggi

Keracunan kehamilan atau preeklampsia adalah gangguan kehamilan yang menjadi salah satu penyebab kematian ibu hamil dan janin. Keracunan kehamilan juga berisiko menghambat tumbuh kembang janin, bahkan menyebabkan janin lahir prematur.

Elizabeth Triche, ketua tim penelitian ini menyimpulkan hal tersebut terjadi karena zat kimia theobromine telah memperlancar aliran darah dalam plasenta dengan menghambat zat kimia yang berkaitan dengan stres. 

Selain itu, theobromine juga dapat meningkatkan fungsi jantung, melemaskan otot-otot jantung, dan memperbesar pembuluh darah ibu hamil. Kesimpulannya, ibu dengan kadar theobromine yang tinggi menghadapi risiko preeklampsia yang lebih rendah dibandingkan ibu hamil dengan kadar theobromine rendah. 

suka makan cokelat karena genetik

Kandungan flavonoid berpengaruh pada fungsi plasenta

Tidak hanya itu, penelitian yang dilakukan oleh Universite Laval Quebec City di Kanada, menemukan bahwa makan cokelat saaat hamil sebanyak 30 gram setiap hari baik bagi perkembangan janin.

Kandungan flavonoid di dalam cokelat bisa menurunkan risiko masalah pembuluh darah dan jantung sekaligus menurunkan kolesterol. Semakin gelap warna cokelat yang Anda makan, maka semakin banyak kandungan flavonoid di dalam cokelat.

Menurut dr. Emmanuel Bujold dalam Medical News Today, cokelat berpengaruh pada fungsi plasenta dan perkembangan janin karena kandungan flavonoid yang dikenal sangat kaya akan antioksidan.

Berapa banyak ibu hamil boleh mengonsumsi cokelat?

Tidak ada anjuran gizi yang pasti untuk ini, namun Anda disarankan tidak berlebihan makan cokelat saat hamil. Sebanyak 2-3 kali seminggu atau minum satu gelas susu cokelat setiap hari tidak akan berbahaya. Konsumsilah cokelat dalam takaran yang wajar atau secukupnya. 

Anda harus ingat bahwa cokelat juga mengandung kafein. American College of Obstetricians and Gynecologists merekomendasikan asupan harian kafein bagi ibu hamil harus di bawah 200 miligram per hari. Semakin gelap warna cokelat yang Anda makan, maka semakin besar juga kandungan kafeinnya.

Anda disarankan untuk mengonsumsi satu ons cokelat per hari, dengan kandungan sekitar 150 kalori. Selain itu, kombinasikan dengan buah-buahan dan kacang-kacangan untuk mendapatkan kandungan lemak baik dan antioksidan. Namun, konsultasikan dengan dokter dan ahli gizi Anda untuk merancang pola makan terbaik dengan cokelat. Terutama kalau Anda punya kasus khusus seperti diabetes gestasional dan kehamilan tinggi risiko.

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>