Bayi Sakit, Apakah Masih Harus Diberikan ASI Eksklusif?

Bayi Sakit, Apakah Masih Harus Diberikan ASI Eksklusif?

Setiap ibu, pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya agar dapat tumbuh dengan baik. Salah satu caranya adalah dengan memberikan ASI eksklusif. Namun, bagaimana jika ketika ibu memberikan ASI, bayi sedang mengalami sakit. Mungkin kebanyakan ibu akan merasa bingung, apakah ASI masih menjadi makanan terbaik untuk bayi yang sakit atau apakah bayi sakit tetap boleh diberikan ASI. Lalu, apakah bayi sakit masih boleh diberikan ASI? Simak penjelasan berikut ini.

Bayi sakit justru sangat membutuhkan ASI

Faktanya, ASI tetap menjadi makanan yang terbaik bagi bayi Anda, apalagi saat mereka sedang sakit. Bayi sangat mungkin mengalami penyakit infeksi, seperti gangguan pencernaan atau flu dan demam. Hal ini disebabkan karena bayi Anda belum punya kekebalan tubuh yang kuat seperti orang dewasa. Sehingga mereka rentan mengalami infeksi.

Oleh karena itu, ASI sangat dibutuhkan dalam hal ini. ASI dapat membantu memulihkan bayi sakit dengan beberapa cara seperti:

  • Meningkatkan kekebalan tubuh si bayi. Jika Anda pernah dengar, ASI mengandung antibodi yang bisa membantu menjaga kesehatan si kecil. Antibodi yang ada di ASI sebenarnya berasal dari sistem kekebalan tubuh ibu sehingga akan membantu membentu antibodi pada si bayi.
  • Memenuhi semua kebutuhan zat gizi yang diperlukan. Bisa dibilang, hanya ASI saja makanan yang paling sesuai dengan kebutuhan si bayi yang berusia di bawah 6 bulan. Semua zat gizi yang dibutuhkan bayi, terkandung di dalam ASI, tentunya dengan jumlah yang juga sesuai. Pemenuhan zat gizi dapat membuat bayi yang sakit cepat pulih.
  • Membuat si kecil menjadi lebih nyaman. Ketika sedang terserang penyakit, bayi Anda mungkin akan menangis terus dan rewel. Dengan menyusuinya, bayi Anda akan merasa lebih hangat dan nyaman, karena merasa aman di dalam dekapan Anda.

Bayi yang sakit biasanya tak bisa menghisap langsung dari puting

Salah satu yang menjadi tantangan ketika menyusui bayi sakit, adalah bayi tak cukup kuat untuk menghisap ASI langsung dari puting Anda. hal ini disebabkan karena mereka merasa lemah dan lelah. Namun, jangan biarkan hal ini membuat Anda berhenti menyusui si kecil dan mengganti ASI dengan susu formula.

Bila memang bayi sulit menghisap ASI, Anda dapat memompa ASI dan kemudian disimpan di dalam botol, sehingga bayi menghisap ASI dari dot. Menghisap dari botol dot, lebih mudah ketimbang dari puting langsung.

Bagaimana cara menyusui bayi yang sakit flu?

Tantangan lainnya adalah saat bayi terserang flu. Ketika itu, bayi akan sulit untuk bernapas karena saluran pernapasannya yang tersumbat dengan lendir. Kondisi ini akan membuat si bayi sangat rewel karena ia sulit untuk menghisap ASI dan bernapas sekaligus.

Jangan cemas, jika hal ini terjadi Anda dapat melakukan hal-hal berikut ini:

  • Gunakan alat khusus untuk mengeluarkan lendir yang menumpuk pada hidung bayi dengan nasal bulb syringe – alat ini bisa Anda beli di toko bayi – sehingga membuat bayi sedikit lebih lega.
  • Cobalah untuk menyusui anak Anda dengan posisi tegak.
  • Biarkan bayi menghisap ASI dari dot botol ketimbang langsung dari puting.

Jika kondisi ini berlanjut dan semakin parah, sebaiknya segera periksakan buah hati Anda ke dokter anak.

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>