Apakah Susu Penambah Berat Badan Ampuh Bikin Badan Lebih Berisi?

Apakah Susu Penambah Berat Badan Ampuh Bikin Badan Lebih Berisi?

Buat Anda yang ingin cepat menambah berat badan, produk suplemen seperti susu penambah berat badan tampaknya jadi pilihan baik. Tinggal minum susu saja, tidak perlu makan banyak-banyak supaya badan jadi lebih berisi. Namun, benarkah susu suplemen penambah berat badan ampuh tingkatkan berat badan? Apa efeknya bagi kesehatan? Yuk, langsung simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Kandungan zat gizi susu penambah berat badan

Sebelum memahami bagaimana susu untuk menaikkan berat badan ini bekerja dalam tubuh, Anda harus tahu dulu apa saja kandungan gizinya. Berbeda dengan susu pada umumnya, susu penambah berat badan biasanya lebih tinggi kadar kalori, lemak, dan proteinnya.

Simak daftar zat gizi dalam satu sajian susu penambah berat badan berikut.

  • Energi (kalori) : 200-220 kkal
  • Lemak : 5 gram
  • Protein : 15 gram
  • Gula : 17 gram

Nah, coba bandingkan dengan kandungan nutrisi susu sapi utuh (whole milk) pada umumnya, seperti di bawah ini misalnya.

  • Energi (kalori) : 103 kkal
  • Lemak : 2,4 gram
  • Protein : 8 gram
  • Gula : 13 gram

Bila dilihat dari berbagai kandungan nutrisinya, susu untuk menambah berat badan memang lebih tinggi kalori, lemak, protein, dan gulanya daripada susu sapi biasa. Inilah mengapa susu untuk menaikkan berat badan dipercaya lebih ampuh untuk bikin badan lebih berisi dan berotot.

Apakah susu penambah berat badan benar-benar manjur?

Untuk meningkatkan berat badan, Anda harus memastikan asupan kalori dan lemak sehari-hari lebih tinggi daripada yang dibakar jadi energi. Karena itu, minum susu suplemen memang bisa membantu Anda meningkatkan asupan kalori. Akan tetapi, berapa banyak kalori yang jadi sumber energi setiap orang juga memengaruhi. Pasalnya, tidak mungkin sehari-harinya tubuh Anda tidak membakar kalori atau lemak.

Karena itu, minum susu saja tidak ampuh untuk meningkatkan berat badan. Anda tetap wajib makan makanan yang mengandung berbagai nutrisi penting buat tubuh. Ingat, susu ini bersifat sebagai suplemen atau tambahan, bukan pengganti makan.

Sebuah penelitian dalam jurnal Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine menguak bahwa minum susu hingga tiga kali sehari memang bisa menambah berat badan karena lemak dan protein tambahan yang terkandung dalam segelas susu.  

Selain itu, tingginya kandungan protein dalam susu penambah berat badan juga bisa membantu meningkatkan massa otot Anda. Jadi Anda bukan cuma sekadar gemuk karena lemak saja. Badan Anda pun akan ikut terbentuk. Dengan catatan, Anda rutin berolahraga juga. Kalau tidak dibarengi dengan olahraga, massa otot tidak akan bertambah.

Kesimpulannya, susu untuk menambah berat badan memang bisa membantu bikin badan jadi lebih berisi. Namun, syaratnya ada dua. Yang pertama yaitu tetap makan dengan nutrisi yang seimbang dan mencukupi. Kedua adalah rutin berolahraga.

diabetes menyebabkan kurus

Harus minum berapa banyak supaya berat badan cepat naik?

Cara paling baik dan sehat untuk menambah berat badan Anda adalah dengan mulai pelan-pelan. Pasang target untuk naik berat badan kira-kira 0,5 kilogram per minggunya. Hal ini bisa dilakukan dengan cara minum dua gelas susu suplemen setiap hari.

Dua gelas susu setara dengan 400-440 kalori tambahan. Namun, Anda perlu meningkatkan hingga 500 kalori dalam sehari. Untuk itu, Anda bisa menambah camilan yang tinggi kadar kalorinya. Misalnya setengah buah alpukat atau satu buah pisang berukuran sedang (pisang ambon atau pisang raja).

Tapi, kalau kebanyakan minum susu penambah berat badan, ini efek sampingnya

Meskipun susu suplemen bisa membantu Anda menambah berat badan, bukan berarti Anda bisa minum sebanyak-banyaknya. Ada beberapa bahaya yang mengintai kalau Anda minum terlalu banyak.

Kandungan gula dalam satu sajian susu cukup tinggi, yaitu sekitar 17 gram. Kalau Anda minum sampai tiga gelas sehari, itu berarti Anda mendapat asupan 51 gram gula. Padahal, batas aman konsumsi gula harian yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan adalah 50 gram. Belum lagi gula dari makanan atau minuman Anda di luar susu suplemen. Kebanyakan gula meningkatkan risiko Anda kena diabetes.

Di samping itu, kadar protein yang terlalu tinggi akan menyulitkan kerja organ hati (liver) untuk menyaring zat-zat sisa dalam tubuh. Hal ini bisa meningkatkan risiko penyakit hati. Kelebihan kalori juga berbahaya bagi kesehatan jantung Anda.

Maka, sebelum mulai mengonsumsi susu penambah berat badan, sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter atau ahli gizi. Tenaga kesehatan bisa membantu memilih program tambah berat badan yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>