Apa Bedanya Klitoris dan G-Spot Pada Wanita?

Apa Bedanya Klitoris dan G-Spot Pada Wanita?

Tapi seperti pria, jalan menuju orgasme wanita tak semudah membalikkan telapak tangan. Beberapa wanita bisa klimaks dengan penetrasi vaginal, alias stimulasi G-spot. Yang lainnya hanya bisa mencapai orgasme lewat rangsangan klitoris. Tapi apa bedanya klitoris dan G-spot?

Tentang klitoris

Apa itu klitoris?

Klitoris secara fisik sama dengan kepala penis laki-laki. Tapi ini adalah satu-satunya organ dalam tubuh manusia yang ditujukan semata-mata untuk gairah fisik. Meski ada banyak lokasi di kedua tubuh pria dan wanita yang berfungsi sebagai titik gairah, seperti penis atau puting susu, organ-organ ini juga melayani tujuan kemanusiaan lainnya, seperti reproduksi. Sementara itu, klitoris tidak memiliki fungsi reproduksi sama sekali selain memberikan kenikmatan bagi wanita.

Bagian luar dari klitoris berisi sekitar 8.000 serabut saraf sensorik. Ini sebabnya klitors tidak hanya dinobatkan sebagai bagian yang paling sensitif dari tubuh wanita, tetapi juga jauh lebih sensitif dibandingkan dengan penis, yang hanya menjadi rumah bagi sekitar 4 ribuan saraf.

Di mana letak klitoris?

Klitoris adalah organ layaknya sebuah tombol kecil yang membengkak menjadi lebih besar ketika terangsang. Letaknya di bagian atas vulva (tampak luar kelamin), tepat di atas uretra (saluran kemih) dan bukaan vagina, terlindungi di bawah lapisan penutup klitoris.

anatomi klitoris
Anatomi klitoris (sumber: Mic)

Tak banyak orang yang tahu bahwa sebenarnya klitoris tak hanya sekadar tonjolan kecil berwarna merah muda. Klitoris yang tampak kasat mata hanya bagian terujung dari struktur bercabang yang membentuk huruf Y terbalik. Klitoris yang tersembunyi di dalam tubuh terdiri dari dua corpora cavernosa (jaringan ereksi yang berbentuk sepasang tabung seperti spons), yang juga membentuk dua pasang crura (kaki) yang bercabang hingga sembilan centimeter panjangnya.

Bagaimana cara kerja klitoris?

Organ seks, penis maupun vagina, terbentuk dari sel embrio yang sama, dan keduanya memiliki cara kerja yang mirip karena terhubung ke sistem saraf yang sama pula. Bahkan, bagian terluar dari klitoris, si tombol kecil yang bisa Anda lihat dengan mata telanjang, dapat disamakan dengan kepala penis — juga sama-sama disebut glans dalam dunia medis.


Perbandingan anatomi penis (kiri) dan klitoris (kanan) (sumber: Mic)

Cara kerjanya saat terangsang mirip seperti penis saat ereksi. Aliran darah dari jantung akan mengisi dua corpora cavernosa hingga mengembang, membuat klitoris dapat membesar. Setelah orgasme, ketegangan tersebut perlahan menghilang dan klitoris kembali menyusut ke ukuran normalnya.

Bagaimana cara merangsang klitoris untuk mencapai orgasme?

Banyak teori yang beredar tentang metode terbaik untuk merangsang orgasme lewat klitoris: manual, oral, maupun stimulasi tidak langsung lewat penetrasi vaginal. Akan tetapi, ada beberapa panduan dasar untuk memulainya:

  • Gunakan tekanan ringan dan perlahan. Area ini sangat sensitif, dan pengalaman orgasme akan semakin maksimal jika dibangun dari awal yang lambat namun semakin intens.
  • Rangsang juga area di sekitar klitoris. Kepala klitoris memiliki lebih dari lima ribu saraf, tapi serabut ini juga menjalar ke area di sekitarnya. Stimulasi langsung bisa terasa sangat mewalahkan dan menjadi tidak nyaman untuk beberapa wanita. Jadi, variasi manuver adalah kuncinya.
  • Atur kecepatan. Tekanan atau gerakan tangan yang teratur namun berkelanjutan akan jauh lebih berhasil membuahkan orgasme daripada sentuhan asal-asalan yang tidak konsisten.

Tentang G-spot

Apa itu G-spot?

G-spot konon adalah sebuah bundel ujung saraf seukuran kacang kenari dalam vagina yang jika dirangsang, seperti klitoris, dapat membuat Anda orgasme dengan lebih cepat dan lebih kuat dari sekadar seks penetratif biasa. Orgasme G-spot bahkan kadang mengakibatkan ejakulasi. Artinya, beberapa wanita bisa menyemprotkan cairan (bukan urin) keluar dari daerah dekat uretra saat orgasme.

Di mana letak G-spot?

Keberadaan G-spot bisa dibilang kontroversial karena tidak ada persetujuan atas seperti apa bentuk dan lokasi tepatnya dari G-spot ini. Beberapa wanita melaporkan bisa mengalami orgasme melalui stimulasi G-spot sementara yang lainnya tidak merasakan apapun. Tapi tenang, tidak ada yang salah dengan keduanya. Apa yang bekerja baik untuk beberapa wanita belum tentu sama efektifnya untuk yang lain.

Perkiraan letak G-spot (sumber: Science Alert)
Perkiraan letak G-spot (sumber: Science Alert)

Menurut mereka yang pro tentang keberadaan G-spot, lokasi area sensual ini terletak di dalam vagina, di balik dinding depan vagina (menuju pusar) di sekitar pertengahan jalam di antara bukaan vagina dan leher rahim. G-spot terasa kasar tidak rata seperti spons saat disentuh dan dapat mengembang.

Rumitnya mencari G-spot mirip seperti mencari harta karun. Ketika memasukkan jari ke dalam vagina, bayangkan gerbang bukaan vagina layaknya jam dinding. Dengan jari lurus ke depan, menuju tulang panggul, adalah arah pukul 12 dan menekan ke bawah menuju anus adalah arah pukul 6. G-spot kebanyakan wanita berada di pukul 12, sekitar 2-5 cm dari pintu masuk vagina.

Bagaimana cara merangsang G-spot untuk mencapai orgasme?

Jari wanita kadang-kadang bisa terlalu kecil atau pendek untuk mencapai ke dalam jadi mainan seks atau jari pasangan mungkin akan lebih mudah untuk membantu membawa Anda orgasme. Selama masturbasi, daripada berbaring, mungkin akan lebih mudah mencapai orgasme lewat G-spot jika Anda berjongkok dan meraih ke dalam. Tapi pastikan Anda sudah bergairah terlebih dahulu.

Saat seks penetratif, pria bisa memosisikan sudut masuk penisnya agar menggosok G-spot wanita dengan manuver keluar-masuk pada umumnya. Akan tetapi, posisi dari belakang, alias doggy style, adalah posisi yang paling direkomendasikan untuk membawa orgasme melalui stimulasi G-spot. Kuncinya, minta wanita bertumpu di kedua sikunya untuk memberikan pria sudut yang lebih menjanjikan.

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>