Alat Canggih Ini Bisa Mendeteksi Penyakit Hanya Dari Aroma Napas Anda

Alat Canggih Ini Bisa Mendeteksi Penyakit Hanya Dari Aroma Napas Anda

Sejak zaman kuno, bangsa Yunani dan Tiongkok sudah lebih dulu belajar mendeteksi penyakit dan masalah kesehatan berdasarkan aroma tubuh seseorang. Para ilmuwan juga telah menguji kemampuan binatang seperti tikus dan anjing untuk menebak kondisi kesehatan baik manusia dan binatang hanya dari aroma tubuhnya. Akhirnya para ahli pun mulai mengembangkan alat pendeteksi penyakit khusus berdasarkan aroma napas manusia.

Benarkah ada alat canggih yang bisa mendeteksi penyakit hanya dari bau napas Anda? Seperti apa cara kerjanya? Ini dia ulasan lengkapnya.  

Mengenal alat pendeteksi penyakit karya Hossam Haick

Seorang ilmuwan sekaligus profesor dari Israel, Hossam Haick, pertama kali mengembangkan alat khusus yang mampu mendeteksi bau bahan peledak dan bahan kimia berbahaya pada tahun 2004. Akan tetapi, sejak istrinya didiagnosis dengan kanker kolorektal (colon) pada 2012, Hossam Haick beralih haluan dan memanfaatkan teknologi rancangannya tersebut untuk mendeteksi penyakit kronis, khususnya kanker pada manusia.   

Akhirnya pada Desember 2016, ilmuwan ini pertama kali memamerkan kemutakhiran alat pendeteksi penyakit buatannya dalam jurnal American Chemical Society Nano. Alat tersebut digunakan untuk mendeteksi aroma napas lebih dari 1.400 orang peserta penelitian. Rupanya alat ini mampu mengenali 17 jenis penyakit yang berbeda. Tingkat keakuratannya bahkan mencapai 86 persen.

Penyakit yang bisa dideteksi antara lain kanker paru, gagal ginjal, penyakit Parkinson, kanker ovarium (indung telur), kanker prostat, multiple sclerosis, dan penyakit Crohn.  

Bagaimana bisa aroma napas seseorang menunjukkan penyakit tertentu?

Aroma napas memang bisa menunjukkan kondisi kesehatan Anda. Ini karena saat Anda menghela napas, Anda akan mengeluarkan ribuan senyawa dan zat organik sisa dari segala proses kimia yang terjadi di dalam tubuh melalui napas Anda. Senyawa dan zat organik tersebut memang tidak kasat mata karena bentuknya berupa molekul. Meski tidak kasat mata, kumpulan molekul tersebut akan memproduksi bau yang khas.

Molekul tersebut bahkan bisa mendeteksi usia, genetik, hingga proses metabolisme seperti apa yang terjadi dalam tubuh Anda. Inilah mengapa aroma tubuh Anda mampu menunjukkan kemungkinan penyakit yang diam-diam Anda idap.  

Cara kerja alat pendeteksi penyakit dari aroma napas

Hingga saat ini, alat pendeteksi penyakit karya Hossam Haick masih terus dikembangkan dan disempurnakan. Pasalnya, keakuratannya harus bisa mencapai angka 100 persen dulu sebelum alat ini boleh digunakan untuk kepentingan medis.

Cara kerja alat ini begitu unik. Ketika Anda menghembuskan napas, lempengan khusus yang mirip seperti kartu SIM di ponsel Anda akan menangkap berbagai molekul pada napas Anda. Setelah tertangkap, molekul-molekul tersebut akan diberi hantaran listrik untuk kemudian dianalisis lebih dalam oleh sebuah perangkat kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI).

Setelah menyaring dan menganalisis beragam molekul tersebut, barulah alat canggih ini bisa menebak kemungkinan penyakit yang Anda idap.

Masa depan alat-alat canggih pendeteksi penyakit

Di masa yang akan datang, para ahli dan ilmuwan berambisi untuk menciptakan alat yang bisa mendeteksi penyakit seakurat mungkin dan sedini mungkin. Pasalnya, menurut Hossam Haick, semakin cepat suatu penyakit dideteksi, maka langkah penanganannya akan jadi semakin mudah. Peluang kesembuhannya pun juga akan meningkat.

Alat pendeteksi penyakit ini juga diharapkan bisa dikembangkan sebagai suatu alat monitor untuk menganalisis apakah tubuh Anda merespon pengobatan yang diberikan secara positif atau Anda justru lebih cocok menjalani pengobatan lainnya.

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>