4 Langkah Menghidupkan Fantasi Seksual Anda dan Pasangan

4 Langkah Menghidupkan Fantasi Seksual Anda dan Pasangan

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga keintiman dan mengatasi kebosanan dalam hubungan. Ian Kernes, Ph.D, terapis seks dan hubungan asmara mengatakan bahwa memperluas komunikasi tentang seks ialah salah satu caranya. Obrolan tentang seks yang tidak pernah Anda utarakan ini bisa menjadi hal baru yang cukup menantang bagi Anda dan pasangan. Berbagi fantasi seksual menjadi cara yang seringkali dipraktikkan banyak pasangan. Tak hanya itu, menghidupkan fantasi seks yang Anda bayangkan sering kali menjadi angin segar bagi banyak pasangan.

Hal yang harus Anda lakukan sebelum mewujudkan fantasi seksual dengan pasangan

Menghidupkan fantasi seksual pada pasangan dan menganggap bahwa pasangan Anda menjadi bagian dari fantasi seks Anda membutuhkan beberapa persiapan. Jadi memang tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Berikut ini hal-hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mewujudkan fantasi seksual dengan pasangan Anda.

1. Diskusikan dengan pasangan terkait keinginan Anda

Jika hal ini merupakan kali pertama Anda dan pasangan, maka Anda perlu mendiskusikannya. Utarakan keinginan masing-masing akan variasi hubungan seksual yang dinginkan. Anda bisa saling terbuka satu sama lain mengenai fantasi seksual yang selama ini Anda bayangkan dan ingin diwujudkan. Melalui diskusi secara terbuka, Anda dan pasangan bisa mengetahui banyak hal seputar fantasi seks yang pasangan Anda pikirkan yang mungkin Anda tidak pernah tahu.

2. Meminta persetujuan pasangan

Persetujuan seksual melibatkan kesepakatan antara Anda dan pasangan untuk menerapkan fantasi seksual kedua belah pihak setelah terjadinya diskusi. Hal ini penting dilakukan bagi semua pasangan tanpa terkecuali. Tanpa persetujuan yang jelas, seks yang terjadi termasuk ke dalam kategori pemerkosaan. Baik pria maupun wanita memiliki hak untuk menolak seks sesuai dengan pertimbangan masing-masing.

Hubungan yang dibangun berdasarkan rasa saling menghormati dan saling menghargai akan menghasilkan hubungan yang sehat. Kondisi ini penting sebagai wujud dari pengakuan Anda dan pasangan terhadap hak masing-masing.

Cara penting untuk menunjukkan pada pasangan bahwa Anda menghargai mereka ialah selalu meminta persetujuan seksual sebelum terlibat dalam aktivitas seksual. Cara yang paling baik ialah dengan menanyakan secara verbal apakah pasangan Anda ingin melakukan fantasi seksual bersama atau tidak.

3. Menetapkan batasan-batasannya

Hubungan yang sehat akan memiliki batasan-batasan tertentu, termasuk batas-batas seksual. Ketika Anda dan pasangan memutuskan untuk mewujudkan fantasi seksual maka penting untuk menerapkan batasan tersebut sesuai dengan batas kenyamanan dari kedua belah pihak.

Diskusikan dengan pasangan Anda mana sejauh mana fantasi seks yang membuat Anda nyaman. Setelah Anda dan pasangan menetapkan batas tersebut, maka tidak ada alasan untuk mengingkarinya.

Bila dalam prosesnya pasangan Anda tiba-tiba mengatakan tidak untuk suatu hal, maka Anda perlu menghentikannya. Ingat, hal ini Anda lakukan atas kesepakatan dan persetujuan bersama. Maka, Anda juga perlu memikirkan kenikmatan bersama, bukan ego pribadi.

4. Menentukan kata kunci sebagai kode

Istilah safeword atau kata kunci sering digunakan dalam BDSM (Bondage, Discipline, Sadomasochism). BDSM merupakan salah satu kelainan seksual yang melibatkan serangkaian aktivitas “kasar” dalam bercinta, misalnya mengikat pasangan, menggigit, menggunakan mainan seks yang tidak biasa, dan lainnya.

Dalam BDSM, kata kunci ialah kata-kata yang dijadikan kode oleh pasangan untuk mengomunikasikan keadaan fisik atau emosional mereka pada pihak yang dominan. Beberapa safewords digunakan untuk menghentikan adegan itu secara langsung, atau mengurangi intensitasnya. Dalam menerapkan fantasi seksual pada pasangan, Anda perlu menyepakati istilah yang Anda gunakan sebagai kode untuk beberapa kondisi agar lebih mendalami hal tersebut.

Baca Juga:

sumber : hellosehat.com


loading...

Tips Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>